Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak

Cara Meningkatkan Daya Ingat AnakDaya ingat menjadi sebuah pondasi dalam menguasaai setiap skill. Membentuk kemampuan dapat tercipta melalui kolaborasi pengalaman dan daya ingat. Kemampuan mengkoneksikan setiap ingatan adalah modal dalam mengembangkan pengetahuan. Hal ini tentu saja dapat menjadi alasan orang dalam membentuk kemampuan anak saat dewasa.

Sebagai orang tua, tentu tidak dipungkiri memiliki ambisi terhadap anak. Seperti keinginan anak menjadi apa yang dipikir orang tua. Namun seiring proses, ada hal yang lebih penting dalam menunjang kemampuan anak, yaitu daya ingat.
Kemampuan anak dalam mengekploar setiap skill barunya adalah proses gabungan dalam setiap pengalaman anak, daya ingat menjadi peran penting dalam membangun skill baru. Hal ini tentu saja membuat para orang tua menjadi lebih selektif dalam merawat anak.

Usia emas yaitu pada usia 1 hingga 3 tahun. Adalah kesempatan terbaik dalam membentuk anak menjadi lebih memiliki kosakata, bahkan skill baru yang dapat menunjang kemampuan lanjutan.

Melalui daya ingat yang kuat dapat mempermudah anak dalam belajar sehingga tak dipungkiri gizi dan kebiasaan dari lingkungan merupakan faktor yang dapat menunjang daya ingat anak meningkat.

Beragam pengalaman berkesan membentuk kita saat ini. Sehingga apa yang kita lakukan hasil dari belajar di masa lalu yang saat ini kita ingat sebagai ingatan.  Berikut hal-hal penting tentang cara meningkatkan daya ingat antara lain:

1. Kenali usia kemampuan berpikir anak

Anak memiliki kemampuan berpikir sesuai usia yang berbeda-beda. Hal ini tentu saja anak usia 10 tahun akan berbeda cara berpikirnya dengan usia 5 tahun.

Anak di usia 3 tahun keatas ingatan anak mulai berkembang , tentu belum banyak yang bisa dipelajari, namun pada usia ini anak telah bisa mengenal sesuatu namun belum seutuhnya mengingat. Namun dari proses mengenal akan berkembang pada pola mengingat.

Pada usia 5 tahun kemampuan anak semakin berkembang, bahkan anak sudah mulai memiliki waktu konsentrasi. Yaitu 5- 10 menit. Namun setelah melewati waktu konsentrasi anak akan memilih melakukan hal yang dianggapnya menyenangkan. Diusia ini anak mulai. Kemampuan anak dalam mengingat tentu saja tidak lebih baik dari usia sebelum. Berlatih mengingat dengan melakukan hal-hal atau informasi secara berulang-ulang membuat anak akan lebih mudah  mengingatnya.

Usia 7 – 12tahun, anak sudah mulai menerima informasi dengan baik. Sehingga anak lebih mudah mengingat . Pada masa itu anak akan mendapatkan banyak pengetahuan baru yang harus diingat dan dipahaminya, sehingga membutuhkan daya konsentrasi yang baik agar dapat mengingat dengan baik.

2. Asah kemampuan konsentrasi

Mengasah kemampuan konsentrasi anak juga menjadi hal penting dalam meningkatkan daya ingat anak. Anak akan mudah terfokus dengan hal yang menurutnya menarik dan tentu saja membuat anak lebih mudah mengingat sesuatu dibandingkan anak yang tidak berkonsentrasi dengan hal tertentu.

3. Ajak anak mengeksplore rasa ingin tahunya dengan mengenal hal baru.

Semakin usia anak berkembang, rasa ingain tahunya pun semakin berkembang. Sehingga anak lebih senang untuk mengeksplor hal sekitarnya. Semakin banyak hal baru yang ditemui, semakin banyak juga ingatan yang melekat dipikirannya.

Bukan tidak mungkin semakin banyak pengetahuan baru yang didapat sinaps sinaps di jaringan saraf pun semakin banyak terbentuk. Hal ini semakin membuat daya ingat anak meningkat.

4. Belajar sambil bermain

 

Anak menyenangi permainan. Bahkan ketika dalam keadaan apapun anak lebih senang melakukannya dalam keadaan bermain. Mesktipun terkadang dapat mengganggu konsentrasi anak namun belajar sambil bermain membuat anak tanpa sadar sedang belajar. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh orang tua dalam mengajak anak belajar secara santai dan tenang.

Memaksa anak untuk mengingat tentu saja bukan kegiatan yang baik. Melatih kemampuan konsentrasi anak dengan baik adalah cara meningkatkan daya ingat anak.

Namun ada hal penting yang harus diingat melatih konsentrasi anak dengan tidak memaksa, karena akibat dalam memaksa anak dalam belajar adalah anak akan membuat anak bosan dan tertekan. Hal ini dapat menghambat kemampuan anak dalam mengingat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top