5 Poin Penting dalam Hidup sebelum Berubah menjadi lebih baik

5 Poin Penting dalam Hidup sebelum Berubah menjadi lebih baik. Menjadi lebih baik tentu menjadi cita-cita semua manusia bahkan saat make a wish di hari bahagiapun yang mudah diingat yaa doa menjadi lebih baik. Kamu pasti pernah merasa sedih, senang bahkan pernah jadi orang gila dengan menertawakan diri sendiri. Tentu bukan hal aneh, hidup penuh tantangan dan sebagai manusia biasa harus siap menghadapinya.

AKU INGIN MENJADI LEBIH BAIK

Semakin bertambah usia semakin banyak yang ingin dilakukan, semakin banyak buat kita insecure, kenapa yaa di usia segini pencapaiannya belum seperti dia. Ujung-ujung hanya menjadi mimpi belaka. Setiap manusia punya fasenya masiing-masing. Melewatinyapun juga punya formulanya. Tak usah iri tak usah merasa diri tidak beruntung. Berikut 5 poin selfcare menurut buku “BERESIN DULU HIDUPMU” karya Gary John Bishop yang udah terjual lebih dari 1 juta eksemplar dan ini yang wajib kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar hidup menjadi lebih baik.

1. “Berhentilah menyalahkan nasib. Berhentilah menyalahkan orang lain. Berhentilah menuding pengaruh atau situasi luar”.

Setiap yang terjadi dalam perjalanan hidup ini baik dalam kendali kita maupun tidak, kita adalah yang memberikan peluang untuk menerima kesulitan ataupun kebahagiaan itu artinya kita sedang menerima 100% tanggung jawab dengan apa yang harus kita hadapi dan lakukan dalam hidupmu.

Mengeluh bahkan menyalahkan keadaan, diri sendiri ataupun orang lain adalah hal yang tidak ada gunanya bahkan tidak menjadi solusi dalam menyelesaikan masalah. Namun percayalah selalu ada solusi untuk menyelesaikan permasalahan meskipun harus terjadi berkali-kali dan belum ada jalan keluarnya.

Menurut Garry, Kata Kesediaan adalah kata yang digunakan sebagai kualitas atau keadaan siap; kesiapan. Kesediaan adalah keadaan kita bisa terlibat dalam hidup dan melihat suatu situasi dari sudut pandang yang baru.

Memandang masalah dengan sudut pandang yang baru yang dimulai dari pikiranmu hingga berakhir dipikiranmu kembali adalah cara menerima kesediaan dari cara memandang masalah.

Ketika banyak kasus yang terlihat semakin rumit dan sangat sulit dihadapi, sehingga berpikir bahwa tidak ada jalan keluar dalam menyelesaikan masalah, mungkin kita sedang tidak bersedia menghadapinya sehingga kesulitan dalam menerima kenyataan menjadikan kita menyangkal apa yang sedang kita pikirkan.

Mengubah diri kearah yang lebih baik adalah kesediaanmu dalam menerima apa yang penting dalam hidupmu. Bersedia atau tidak bersedia semua adalah kendalimu.

Jadi jangan heran ketika ada yang mampu melakukan banyak hal dengan sungguh-sungguh hingga mendapatkan apa yang dicita-citakannya. Itu karena dia bersedia untuk menggapainya.

Teruslah bertanya pada diri sendiri ” Apakah aku bersedia?”

2. Setiap orang punya masalah, dan hidup tidak selalu sempurna. Hidup tidak akan pernah sempurna.

Yakinkan diri sendiri bahwa setiap orang mempunyai masalah yang berbeda-beda dan mereka pun menghadapinya.

Ketika masalah melanda, membuat kita lebiih sensitif bahkan menjadi menyebar hingga pengalaman-pengalaman negatif lainnya bermunculan. Dunia serasa sangat dekat, misalnya ketika sedang mengalami masalah keuangan, sadar atau tidak sadar makanpun menjadi tidak dinikmati , mudah marah dengan sekeliling, bahkan hal-hal kecil lainnya menjadi seperti gangguan besar yang melanda. kehidupan semakin rumit hingga akhirnya berpikir “hidup ini sulit untuk dilalui”.

Mengubah cara memandang masalah dengan yakin “Aku bisa” artinya memberikan kepercayaan kepada diri sendiri untuk percaya pada diri nya dalam melewati apapun masalah yang dihadapi.

Menjadi kemudi atas diri sendiri adalah kebebasan dalam menentukan jalan keluar. Mari tempatkan segala hal dalam sudut pandang yang benar dan berkata ” Aku Bisa”.

3. Kamu tidak dirumuskan oleh apa yang ada dikepalamu. Kamu adalah yang kamu lakukan. Tindakanmu

Poin ini adalah point tersulit, ketika seseorang berkuasa atas apa yang dipikirkan hingga berdampak pada perilakunya. Hal ini tentu saja membuatnya berada di zona tebak-tebak berhadiah. jika tebakan benar yaa kamu pemenang bagi pikiranmu, namun jika tebakannya salah, hidupmu sedang zonk dan itu menjadi hal buruk yang pernah kamu hadapi.

Kalimat asertif Garry di point ini adalah ” Aku bukanlah pikiranku; aku adalah tindakanku”

Setiap manusia selalu ingin memiliki pikiran yang positif, namun selama pikiran tidak disertai dengan tindakan hanya akan menjadi ide semata, apapun selama tidak dieksekusi akan menjadi angan dan akhirnya menghilang.

Ambil langkah pertama, langkah berikutnya dan langkah berikutnya. Karena kamu tidak tau letak langkah terpenting dalam hidupnya hingga bangga pada diri sendiri ketika melihat langkah pertama dari garis finish.

4. Kesuksesan terbesar kita lahir dari ketidaknyaman, ketidakpastian dan resiko.

Kata yang paling tepat disini adalah ” Aku berteguh”.

Keteguhan dalam menghadapi tantangan, mengabaikan setiap ekspetasi dan menerima setiap resiko adalah point penting. Tanpa keteguhan semua hal yang dilalui menjadi sia-sia.

Bertahan dan jangan berhenti. Karena kesuksesan hanya milik mereka yang sampai di garis finish.

5. Berhentilah melakukan semua hal menyebalkan yang kamu tau seharusnya tidak kamu lakukan, dan mulailah melakukan semua hal yang menyebalkan yang kamu tahu seharusnya kamu lakukan.

Hidupmu flat? coba periksa kembali hal menyebalkan apa yang pernah kamu lakukan dan itu seharusnya tidak kamu lakukan dan kamu menyesalinya.

Namun bagaimana jika hal yang menyebalkan itu memang seharusnya kamu lakukan dengan tidak berekspetasi apa yang akan terjadi di depan. Memandang hal menyebalkan seperti gundukan ilmu sebagai modal pijakan kedepan.

Sebagian orang berkata hidup harus punya tujuan namun dibalik itu semua hidup akan seru jika memiliki tantangan. Menjalani setiap fase dengan tidak menghiraukan tujuan ke depan, bahkan tidak mengharapkan apapun dan menerima semuanya menjadi hal yang menantang.

Mencintai kehidupan yang dimiliki bukan mencintai kehidupan yang diinginkan. Rasa syukur akan semakin bertambah seiring hari demi hari.

Kehidupan, kesuksesan dan kebahagiaan adalah tanggung jawab diri kita sendiri.

Sedikit pesan Garry

” Aku tidak cukup pintar untuk melakukan itu” —Omong kosong. Berhentilah memercayai omong kosong itu dan bertindaklah”

Jangan biarkan benakmu mengendalikanmu lebih lama lagi. Berhentilah membiarkan menahanmu dengan alasan, pengalihan dan kecemasan.

Kamu bukanlah pikiranmu. Kamu adalah tindakanmu. Kamu adalah apa yang kamu lakukan dan tindakanmu adalah satu-satunya yang memisahkanmu dari tempatmu berada dan tempatmu ingin berada.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top