5 Alasan Mengapa Menjadi Blogger

Dear diary
Kuingin cerita kepadamu
Tentangnya
Yang dulu singgah di hatiku

Sejak itu
Hidupku jadi bahagia
Karena dia sellalu ada di hidupku

Tapi kini dia menghilang
Dan tak tahu entah di mana
Diaryku ‘ku merindukannya
Pujaanku, engkau ada di mana?

Telah habis air mata
Tak sekedar kata-kata
Telah kucurahkan
Harusnya aku berlari
sampai ke ujung dunia
Untuk mencarinya

Tapi kini dia menghilang
Dan tak tahu entah di mana
Diaryku ‘ku merindukannya
Pujaanku, engkau ada di mana?

Tapi kini dia menghilang
Dan tak tahu entah di mana
Diaryku ‘ku merindukannya
Pujaanku, engkau ada di mana?

Tapi kini dia menghilang
Dan tak tahu entah berada di mana
Diaryku ‘ku merindukanmu
Pujaanku
Pujaanku
Pujaanku
Engkau ada di mana

Masih ingat dong lagu ini yang di popularkan oleh Dou Ratu dan di nyanyikan oleh Mulan Jameela, saat itu Mulan Jameela masih tergabung dalam Duo Ratu sebelum berganti personil.

Nah bermula dari suka curhat akhirnya ketagihan buat nulis. Sering buka kamus bahasa Indonesia, cari kata yang baru dengan artinya yang sama, loh kok gitu iyaa sengaja suka sekali nulis dengan kata-kata yang jarang digunakan orang tapi memiliki arti yang sama.

Ternyata hoby yang seperti ini terbawa ketika sudah mengenal blog. Mulai sering nulis puisi, awalnya puisi cinta se, namun akhirnya bermetamorfosis menjadi sebuah cerita, yaa tetap basic-nya curhatan.

Kenapa memilih blog sebagai media curhat kala itu?

Awalnya mungkin buat kodein orang, maklum yang namanya catatan online kan bisa dibaca kapanpun dan punya banyak karakter tulisan dan lebih terlihat kerenlah.

Dimana saat itu penulis-penulis blog sedang boomingnya, seperti Raditya Dika, Dian Pelangi, Diana Rika Sari dan masih banyak lagi yang paling sering saya stalking blognya.

Tapi seiring waktu ternyata takdir mempertemukan saya bersama komunitas blogger pontianak. Kemampuan menulis saya semakin berkembang dan wawasan sayapun semakin luas. Saya mulai mempelajari banyak hal dan mendapat teman baru yang berbeda dari apa yang saya tekuni.


Ngomongin tentang awal blogging, rasanya mau tidak mau harus flashback di tahun 2010, disaat galau gak punya teman buat cerita, akhirnya buat puisi cinta ala ala gitu, galau memang buat produktif dalam membuat puisi, kadang buat tutorial hijab dari video youtube yang dishare di blog. Duh jadi keingatkan kenangan lamanya.

Alasan mengapa menjadi blogger, alasan bergelut di dunia blogging dong tentunya, nah berikut alasan saya menjadi blogger:

1. Senang menulis.

Dahulu sebelum mengenal blog, saya paling senang nulis diary, jatuh cinta dikit nulis, lagi sedih nulis, lagi bahagia di kasih hadiah nulis, di jahatin teman nulis semua hal ditulis. Tiap malam sebelum tidur kerjaannya yaa nulis hal-hal yang udah dilakuin sehari-hari. Namun setelah mengenal blog, saya mulai senang menulis hal-hal keseharian yaa walaupun gak seperti diary pribadi saya yang digembok itu, tulisannya lebih umum dan gak rahasia dong pastinya. Namun tetap punya tujuan yang sama untuk dikenang dikemudian hari. Walaupun ya mengingat hal-hal masa lalu itu seperti kita lagi minum air jeruk , asam -asam buat mata berkedip-kedip, berkedip-kedip malu atas kekonyolan diri kita di masa lalu. Menulis di blog membuat saya semakin banyak belajar, mulai dari belajar penulisan kata dan kalimat yang benar, iya walaupun ngblog tak menuntut seperti harus sesuai EYD namun tetap saja harus memperhatikan kenyamanan pembaca. Tentunya membuat saya lebih berwawasan daripada sebelum saya menjadi blogger.

Dulunya ingin sekali menjadi penulis, namun apa daya ngerasa gak punya bakat aja mau nulis, baru mulai nulis udah ngerasa gak bisa dilanjutin, cepat mandek lalu akhirnya ditinggal gitu aja tulisannya, alasannya mungkin karena gak ada motivasi buat nulis panjang-panjangpun kalau gak di terbitkan untuk apa juga, gak ada yang bisa baca. Akhirnya buat blog dan nulis-nulis aja habis itu di share di blog, eh ada yang komen dengan tulisan saya, duh itu aja udah senang gitu. akhirnya keasyikan jadi blogger. Mungkin bisa jadi solusi juga untuk teman-teman yang ingin nulis dan dibaca orang banyak, curhatin aja semua hal. Mana tau suatu saat bisa jadi pembicara,dianggap berkompeten karena udah makan asam garam kehidupan. Bonusnya gitu. 

2. Membuat Awet Muda dan Ingatan Kuat Sampai Tua

Dalam ilmu psikolog, menulis adalah sebuah terapi mental. Saat seseorang menulis maka dengan sendirinya ada rasa lega karena udah ngeluarin uneg-unegnya. Akhirnya emosi kembali stabil dan awet muda deh. Ini juga salah satu alasan saya menjadi blogger, saya ingin awet muda dan ingatan saya kuat. Hampir kebanyakkan seorang penulis adalah orang yang suka baca, semakin banyak bacaannya semakin banyak kosakata yang dipahaminya, akhirnya otak akan tetap terus bekerja dan terhindar dari alzheimer dan parkinson di masa tua.  Saat ingin menulis tema tertentu, tentu saja saya harus mencari referensi dan sumber yang jelas, mau tidak mau otak jadi lebih aktif dan daya ingat sayapun semakin meningkat. Duh gak rugi rasanya menjadi blogger.

3. Suka berbagi manfaat

Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk sesama. Tentu aja menebar hal-hal yang bermanfaat adalah sebuah kebaikan dan menjadi amal jariah. Sebagai guru, ada saja tingkah laku dan segala hal unik siswa menjadi sorotan. Perkembangan belajar dan psikis siswa menjadi tema dalam blog saya, namun tetap dong dengan nama samaran tentunya, agar ketika ada teman yang mendapatkan hal serupa dapat terbantu dengan apa yang saya tulis.

4. Media Promosi

Punya bisnis atau apalah namanya yang memerlukan banyak orang untuk membaca tentu saja blogging adalah pilihan untuk promosi. Selain bisa dilihat oleh banyak orang tetap apalagi jika udah terindex di mesin pencarian, duh makin laku deh. bisa juga se untuk promosi diri, makanya gak salah alasan saya mengapa saya jadi blogger.

5. Bertemu Teman Baru dan Memiliki Hobi yang Sama

Menjadi blogger memaksa saya untuk lebih berinteraksi dengan orang banyak hingga akhirnya saya masuk di Komunitas Blogger Pontianak, teman-teman yang humble dan sama-sama senang menulis. Bersama teman-teman sekomunitas yang senang sharing dan akhirnya ilmu bloggingpun semakin hari semakin bertambah, menjadi rizqi ilmu untuk saya sendiri. Dahulu sukanya solitary, nulis sendiri baca sendiri dan ngerasa benar aja, tapi sekarang udah punya teman yang sama-sama suka nulis jadi lebih senang lagi sharing agar jadi blogger yang profesional. duh bahasanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top