Roadshow ” Duta Internet Baik” di Kota Khatulistiwa

Hampir semua kalangan di masa sekarang adalah pengguna aktif internet, bahkan dalam keseharian internet dapat memudahkan kita dalam menyelesaikan pekerjaan dan sebagai alat hiburan melepas kelelahan dengan bermain games misalnya. namun dengan kemajuan zaman seperti ini kita terkadang tidak sadar efek yang ditimbulkan baik dari segi negatif dan positif penggunaan internet.
Beberapa hari lalu Buguru hadir sebagai peserta seminar “Mengasuh Anak di Era Digital” yang diselenggarakan oleh Telkomsel dalam acara Roadshow “Duta Internet Baik. Seminar tersebut diperuntukan untuk Guru, Orang tua, Komunitas dan yang memiliki ketertarikan dalam bidang edukasi digital. Antosias pesertanya sangat luar biasa, bahkan untuk menjadi peserta saja kita benar-benar dipastikan untuk bisa hadir, pihak panitia bahkan menghubungi melalui email, sms dan telepon untuk memastikan kehadiran peserta. Kenapa? karena pendaftaran peserta melebihi dari kuota yang ditentukan. Kuota diperuntukkan 250 peserta, namun yang hadir hampir 400 orang, bahkan menurut panitia peserta yang meregistrasi online itu ada lebih dari 400 orang. Karena kuota yang melebihi dari yang ditargetkan banyak peserta tambahan yang tidak mendapatkan goodie bag. no problem yang penting ilmunya.
Dengan tiga orang narasumber yang sangat-sangat membuat peserta antosias mendengarkan, adapun narasumber dalam seminar ini, Kak Hilman Almadani, beliau adalah seorang psikolog dan trainer dari Yayasan Kita & Buah Hati yang fokus dalam kegiatan konsultasi seputar isu keluarga dan pengasuhan anak, Kak Dewi, Beliau dari ICT Watch yang merupakan penyedia panduan literasi untuk orang tua dan guru, selanjutnya Kak Saad, dari KAKATU, sebuah aplikasi startup edukasi asal Bandung.

 

Dan ini penampakan buguru saat menjadi peserta di hari pertama.


Acara berlangsung selama dua hari, hari pertama diisi dengan seminar dan hari kedua dengan workshop, untuk hari kedua, panitia  membatasi peserta hanya 75 orang yang terdiri dari 3 kelas, 25 orang kelas edukasi anak, 25 orang kelas blogger dan 25 orang kelas video maker. Namun hari kedua lagi-lagi seperti hari pertama, kuota yang awalnya hanya 75 orang menjadi 105 orang, jadi ada kelebihan sekitar 30 orang, dan kelas yang paling diminati adalah kelas edukasi anak.
Sedikit ingin berbagi, di hari pertama kak Astri Nurahma, menjelaskan sedikit tentang program dari #internetBAIK yang bisa membantu ayah dan bunda dalam memproteksi dan mengontrol penggunaaan handphone pada anak.
Apa itu Family Protect?
Family Protect adalah layanan yang memungkinkan orang tua memantau dan mengelolah aktivitas perangkat telepon anak-anak untuk memastikan keamanan penggunaan agar tidak terkena dampak buruk dari penggunaan akses internet.

Baca Juga  Menikmati kesunyian di rawat inap 24 jam


Nah, jadi ayah bunda bisa memantau apa saja yang dilakukan anak di ponselnya, ada beberapa fitur yang ada di layanan Family Protect yaitu fitur konten yang aman yang berfungsi memblokir konten negatif maupun konten dewasa , fitur mengelolah aplikasi berfungsi untuk memblok pengunduhan dan mematikan fungsi pembelian aplikasi, fitur mengatur waktu kegiatan online dalam beberapa kondisi sepeerti waktu belajar, sekolah dan istirahat, mengelolah fitur perangkat. Ada aplikasi yang di simpan di handphone ayah bunda dan ada juga di handphone anak.
Tujuannya buat apa se? apa tidak membatasi ruang gerak anak dalam berinternet?
kita bisa saja percaya sepenuhnya dengan anak, namun selalu saja ada banyak kemungkinan yang terkadang lepas dari kendali kita, misalnya adanya cyber bulling, akses pornorafi bahkan dari efek anak yang bermain games seharian tanpa ingat waktu hingga mengabaikan belajar.
Bahkan untuk Ayah Bunda yang sibuk bekerja di luar rumah yang memiliki waktu sedikit untuk berinteraksi dan memantau apa saja yang dilakukan anaknya di handphone family protect sangat membantu.
“Bahaya yang paling besar bukan akses pornografi atau main game seharian tapi bahaya yang paling besar adalah ketika orang tua tidak sadar bahwa bencana itu ada di sekitar kita” ( Elly Risman)
Kita sadari anak zaman now udah menang banyak di banding emak-emak zaman dulu, bahkan mereka lebih handal dalam menggunakan handphone pintar zaman now.
Setidaknya kesadaran untuk orang tua dan buguru juga, untuk lebih melek teknologi, bahkan anak bisa jauh lebih pintar lagi , misalnya setlah menggunakan handphone dan membuka situs yang aneh-aneh, mereka bisa saja menghapus history-nya, baikk di browser maupun di youtube. bisa kalah kan kita?
Dengan Program Roadshow “ Duta Internet baik” ini, Telkomsel berharap peserta dapat bersama-sama mewujudkan ekosistem digital yang lebih baik.
Ekosistem digital yang seperti apa?
Ekosistem digital yang memiliki  kebiasaan untuk keren berinternet, seperti:
THINK ( True, Hurtful, Illegal, Necessary, Kind)
Beberapa pertanyaan tersebut perlu kita tanyakan pada diri kita sebelum kita memposting atau akan membagikannya ke orang lain. apalagi sekarang banyak info-info kebenarannya diragukan namun tetap saja di share seperti pesan yang bertuliskan “ info dari grup sebelah..” grup mana? dari mana asalnya kita saja tidak tau. jadi, jangan aasal posting yaaa buibu
Respect
memposisikan diri kita di posisi orang lain, guna menghindari postingan yang dapat menyakiti hati orang lain
Turn Back The Hoax
Tidak semua berita bisa kita sharing ke orang lain dan harus menunggu kita untuk menyikapi segala hal, cerdas dalam menyikapi dan memberi respon yang baik pada setiap postingan.
Take Care Yout Self Branding
Setiap orang punya cara dalam mengenalkan dirinya ke orang lain, buat lah sesuatu yang membuat orang mengenal Brand-mu karena postingan di media sosial dapat mencerminakan kepribadianmu
Tell- Report- Block
Jika ada konten yang dapat menyakiti hati lakukan dengan dengan Tell yaitu memberi nasihat dengan kata-kata yang baik, Report yaitu tidak digubris , dengan menggunakan fitur reprt untuk melaporkan ke penyedia layanan, Block .

Baca Juga  Lelaki ku

Ingat Kehidupan Nyatamu

Ada gelagat anak yang perlu kita cermati saat berinternet menurut rumus keren #InternetBAIK
1.    Menerima Sejumlah pesan yang tidak biasa
2.    Menutup layar monitor dan window dangan cepat
3.    mengakses internet saat larut malam
4.    mengubah pasword dan tidak mau memberitahukan kepada orang tua
5.    Menggunakan komputer selain di rumah
6.    Mulai memisahkan diri dari keluarga dan teman-temannya
7.    Anda menemukan foto-foto asing di komputer
8.    Menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal
9.    Menerima kiriman surat, hadiah atau paket dari orang yang tidak dikenal
10.    Menemukan file atau gambar yang tidak senonoh di komputer

Mengapa kita harus seproteksi itu? okee ayah bunda, buguru ingin memberikan sedikit penjelasan tentang apa yang udah buguru dapatkan selama menjadi peserta, yaitu tentang bahaya sinar biru yang dapat merusak mata dan rusaknya otak anak akibat menonton video porografi.

Apa itu Sinar Biru?

Sinar biru adalah paparan sinar dari perangkat digital. Sinar biru tersebut awalnya diciptakan sebagai sinar buatan untuk menerangi layar gadget yang kita gunakan.

Apa akibat yang ditimbulkan dari paparan Sinar Biru?

Sinar Biru pada Ponsel dapat mengganggu produksi hormon melatonin atau hormon yang mengendalikan siklus tidur dan bangun tidur, sehingga sinar biru dengan sendirinya dapat merusak siklus tidur, siklus tidur terganggu sehingga banyak hal yang dapat berakibat semisal menjadi lambat berpikir & merespon, mudah lupa dankurang berkonsentrasi selain itu hormon pertumbuhanpun menjadi tidak signifikasi dan berakibat pertumbuhan menjadi terganggu. Selain itu sinar biru juga bisa merusak retina mata, menimbulkan katarak, bahkan bisa meningkatkan depresi dan resiko kanker.

lalu bagaimana dengan otak apabila menonton video porno, apabila telah kecanduan, maka otak bagian tengah dan depan yang disebut dengan Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik mengecil. Seningga menimbulkan banyak hal yang berakibat fatal pada perilaku anak.

Baca Juga  Kreasi barang sita an

Apa yang harus dilakukan orang tua?

Menurut Kang Hilman, Sebagai orang tua kita harus membangun komunikasi dan kelekatan dengan anak, hingga timbul kepercayaan anak terhadap orang tua, selanjutkan kita bisa mengedukasi anak hingga memudahkan kita dalam mengontrol perilaku anak-anak.

Apapun yang terbaik diberikan untuk anak, termasuk dalam pengasuhan di zaman yang saat ini penuh dengan  tantangan baru untuk ayah bunda, mengapa tidak? ada banyak hal yang baru bahkan jika kita mengkaji bagaimana penjagaan orang tua zaman dulu dan orang tua zaman sekarang saja tentu sangat berbeda.

Dunia internet pada dasarnya akan menjadi baik padai siapa yang menggunakannya dengan baik, namun juga akan menajdi buruk pada siapa yang mengunakannya dengan buruk juga, sehingga bukannya mendapat hal-hal baik dari dunia internet namun malah sebaliknya, padahal dunia internet adalah duni yang punya banyak menfaat dalam kehidupan kita sehari-hari, untuk anak dunia internet adalah dunia yang dapat membuat anak mengetahui pengetahuan baru dan sebagai tempat belajar. dan kita sabagai orang tua harus menjadi pendamping anak dalam menggunakan dunia internet. Menjelaskan kepada anak akan lebih baik ketimbang melarang anak, karena semakin melarang rasa ingin tahu anak akan menjadi lebih besar sehingga anak akan mencari jawaban di luar rumah. kalau sudah begitu ada yang tak bisa kita jaga.

Berikut Galeri workshop di hari kedua di kelas Blogger ” Cara Promosi Asyik di Internet” dengan pematerinya Bang Dwi dan Kak dewi

 

 

dok. tugas peliputan

 

Dok. Presentasi hasil liputan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *