Menjadi Guru, Menjadi Transformasi Masa Depan. Hari ini saya menulis lagi, hari ini saya mengajar lagi menghadapi siswa-siswa yang siap menerima pelajaran. Sebelum mengajar tentunya saya harus membuat rancangan pembelajaran dari ketika mulai hingga akhir pembelajaran, dan begitu seterusnya setiap harinya. Cerita hari inipun sering saya tuliskan dalam blog saya. Tentu saja berkaitan tentang perkembangan siswa-siswa saya. Berharap suatu saat tulisan saya menjadi bahan inspirasi untuk teman-teman seprofesi. Tujuannya tidak lain sebagai cara saya melakukan tranformasi dalam dunia pendidikan, walaupun masih dalam cara-cara yang sangat sederhana.

Menjadi tranformasi, Karena sejatinya setiap pekerjaan pada dasarnya haruslah berdampak pada orang lain. Membuat orang lain pun ikut bertranformasi menuju hal yang lebih baik lagi. Sesederhana apapun hal yang saya lakukan. Begitupun ketika saya menjadi guru sekaligus blogger tentu saja Asus Vivobook Flip TP410 sangat membantu saya dalam menulis Kegiatan-kegiatan mengajar saya sehari-hari.

Bergerak untuk bertranformasi
Bergelut di dunia pendidikan membuat saya sangat senang mempelajari pendidikan yang ada di dunia, terutama system pendidikan di Negara Filandia yang memiliki system pendidikan terbaik di dunia membuat saya tertarik untuk mengadopsi metode pembelajaran yang digunakan di Negara tersebut yaitu metode permainan interaktif hingga ke tingkat SMA, guna memotivasi minat hingga hasil belajar siswa. Dengan mengunakan metode tersebut membuat saya banyak mencari games pendidikan online dan offline dengan menggunakan Asus Vivobook Flip TP410 yang memiliki harddisk hingga 1 terabyte memudahkan saya mencari dan menyimpan lebih banyak games tersebut karena keistimewaanya yang multi mode bisa digunakan untuk tablet bermain. Dengan begitu saya bisa mengajak siswa bermain sambil belajar.

Sebagai guru dan juga blogger tentu saja Asus Vivobook Flip TP410 sangat membantu saya dalam bekerja dan menulis. Keistimewaan dalam 1 laptop dengan multi mode serta dilengkapi dengan kemampuan dan teknologi terbaru yang mengikuti perkembangan zaman, Asus Vivobook Flip TP410 di memiliki spesifikasi intercore i3 processor hingga intercore i7 processor. Selain bisa saya gunakan untuk membuat rancangan pembelajaran, Asus Vivobook Flip TP410 dapat digunakan sebagai laptop, dengan memutarnya hingga 360 derajat Asus Vivobook Flip TP410 bisa digunakan dalam bentuk tablet, dalam mode tent sehingga memudahkan saya dalam presentasi saat rapat., serta dapat digunakan dalam standing display ( perangkat yang data berdiri).
Dengan Asus Vivobook Flip TP410 yang ukuran laptopnya 14 inci namun dengan body yang hanya 13 inci dan berat 1,6 kg tentu saja lebih ringan dan sangat memudahkan saya dalam membawanya, karena kadangkala membawa laptop yang berat membuat tulang punggung saya terasa sakit. Asus Vivobook Flip TP410 yang didesain berwarna gray menggunakan layar dengan resolusi full HD untuk menambah keeleganannya.

Baca Juga  Honda CRF250RALLY hadir di Pontianak

Untuk performa, Asus Vivobook Flip TP410 dilengkapi intercore i7 processesor yang memiliki kecepatan hingga 3,5 GHz serta windows 10 home, membuat saya terlihat lebih cerdas, loh kok? Iya karena ketika anak bertanya dan saya memiliki keterbatasan dalam menjawab, Asus Vivobook Flip TP410 membantu saya dengan cepat dalam menjawab pertanyaan siswa siswa saya, terbukti Asus Vivobook Flip TP410 tidak lelet dan bergaransi 2 tahun loh dari Asus.

Asus Vivobook Flip TP410,”  Flip to work or play” . Dan ini adalah hal yang paling saya senangi, yaitu kepraktisannya membuat saya bisa lebih banyak merecanakan serta menjadi inspirasi dan Asus Vivobook Flip TP410 sangat mengerti kerja keras saya dalam menginspirasi banyak orang. Seperti kata Thomas Alva Edison, penemu bola lampu,” Genius is one percent inspiration and ninety nine percent perspiration”. Artinya untuk menjadi genius , pertama kita harus menjadi inspirasi,impian dan perencanaan meskipun nantinya kerja keraslah yang menentukan. Semoga kita sepakat dengan apa yang dikatakan oleh Thomas Alva Edison dan membuat kita lebih mampu bertranformasi menjadi guru yang menginspirasi.

2 Replies to “Menjadi Guru, Menjadi Transformasi Masa Depan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *