Jika waktunya tiba

Posted on
Malam ini, lagi-lagi air mata ku menetes.
Semenjak sakit beberapa hari ini aku selalu mudah haru bahkan menangis.
Apalagi jika aku sendiri.
Semakin hari kondisiku semakin lemah.walau tampak segar seolah ada sakit yang tak terasa, namun berefek.
Aku tak tau sakit apa aku ini.
Aku tak mau ke dokter, aku bosan jika harus obat dan obat yang terus ku minum.
Sudahlahh waktu kecil saja.saat ini jangan lagi lah.
Tapi jangan terlalu khawatir ini hanya demam biasa akibat beberapa hari lalu kehujanan dan kecapekan juga.
Namun sakit ini, sakit terlama menurut aku.
Untuk hari ini aku udah mulai mengajar.
Namanya masa penyembuhan, mungkin begitu yaa.
Oh iyaa lupa, kenapa aku sedih, padahal sakit kan nikmat Allah supaya kita istirahat.
Hmmm mungkin karena suasana sakit itu bawaannya mellow memang kali ya.
Aku takut jika saat itu terjadi.
Bukan takut sebenarnya. Tapi aku sedih jika amalku sedikit sedangkan dosaku semakin hari semakin bertambah.
Ya Allah ampuni dosaku.
Jika memang apa yang hamba pikirkan sudah menjadi takdirku.
Hamba mohon di sisa hidup hamba, hamba selalu berkeinginan melakukan hal yang baik bahkan terbaik untuk semua orang.
Amin.
Baca Juga  Karena Hati Bicara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *