[CeritaBUGURU] Anak-anakku bukan Anak-anak kecil lagi

Menceritakan tentang mereka rasanya tak pernah kehabisan ide. Ada saja hal lucu ataupun hal yang menjengkelkan yabg bisa buat buguru jengkel sendiri. Namun mereka tak pernah kehabisan ide juga untuk membujuk bu guru.

Anak-anakku bukan anak kecil lagi, mereka telah tumbuh dan berkembang menjadi remaja. Tentu saja tak muda mengambil hati mereka. Butuh ilmu dan kesabaran yang super untuk bisa menjadi orang yang berpengaruh di hidup mereka.Menjadi orang yang berpengaruh di hidup mereka saat ini membuat buguru merasa sangat bertanggung jawab dengan masa depan mereka.

Perkembangan dan pertumbuhan merekapun menjadi perhatian buguru bahkan tak sedikit pertanyaan yang kadang terlihat konyol ditanyakan,namun justru dari pertanyaan itulah mereka belajar atau lebih tepat mencari jati diri. Semisal pertanyaan “Bu, bolehkah saya pacaran?”

Nampaknya pertanyaan sepela namun dari situlah kita bisa mendidik bagaimana masa depan mereka. Masa mereka adalah masa emas, pembentukan paradigma tepat masa mereka saat ini adalah masa bahaya. Bahaya jika tak di hadapi dengan baik. Mereka butuh tau dan belajar. Mereka tak butuh jawaban “jangan” mereka butuh penjelasan. Buguru menjawab dengan sedikit guyonan supaya tak terlihat melarang, loh kok melarang?

“Ibu tidak melarang kalian untuk suka dengan lawan jenis. Karena suka dengan lawan jenis adalah sesuatu yang normal, namun coba kalian pikirkan jika kalian pacaran dan traktir pacar kalian makan dengan uang orang tua?. Si cewek bilang jajan yuk, gak ada uang minta dulu yaa sama mama, kan lucu jadinya.gaya udah punya pacar tapi jajan minta sama orang tua, tinggikan nilai, jadi cowok ganteng, bersih, rapi dan cerdas, jadi cewek cantik, bersih, rapi dan cerdas, laki-laki mana yang gak suka, perempuan yang gak tertarik, ada masanya nanti saat ini kalian hanya perlu menunjukkan seperti apa diri kalian semua tergantung kalian sendiri”.

Baca Juga  May Rain

Awalnya kelas menjadi riuh saat bercerita tentang traktir pacar pakai uang orangtua namun seketika hening ketika di akhir penjelasan. Mungkin mereka sedang berpikir membuat rencana tentang masa depan mereka.

Ini kenapa buguru bahasnya tentang pacaran?

Iya karena masa mereka bahasan cinta dan pacaran itu adalah bahasan yang seru, masa pubertas dan tau oh ini rasa suka, mulai pandai mempecantik diri atau merapikan diri supaya terlihat menarik oleh lawan jenis.

ah buguru rasa buguru akan sangat merindukan ini, suasuana kelas, celoteh mereka, bahkan hal-hal yang menjengkelkan lainnya. Hari ini ulangan harian hari pertama, selanjutnya ulangan prakter,UAS dan UAN. Ruang kelas akan lama-lama terasa asing bahkan menjadi tentang yang kita rindukan.

Kalian anak-anak buguru yang selalu buguru banggakan, yang selalu buguru doakan kebaikan sekalipun dalam kejengkelan buguru. Teruslah menjadi baik untuk orangtua, guru-guru dan orang-orang yang kalian cintai.

 

 

Admin Blog

Live Chat



admin Written by:

Seorang guru muda

2 Comments

  1. April 17, 2017
    Reply

    Jawabannya bijak sekali. Setuju juga sama pernyataan buguru kalau anak itu enggak butuh jawaban “jangan”, melainkan penjelasan yang baik dan bisa dicerna. ^_^

    • April 18, 2017
      Reply

      Makasih banyak. Semoga kita selalu bljar utk menanggapi anak2 dgn bijak ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *