Aku mengalah, ya Allah

Sedikit terganggu rasanya dengan kata mengalah, tapi dari kata itu juga akhirnye membuat aku menghilangkan gengsiku untuk memaafkan.

Terlebih luka yang aku rasakan terlampau dalam. Sebab perkataan menyakitkan terkadang membuat kita harus menutup telinga meskipun sekedar gema di rumah siput mungil di telinga.

Aku baru sadar mengapa orang-orang alim selalu berkata bekali anak anak kita dengan agama. Sekarang, aku paham.

Faktanya setiap orang punya ujiannya masing masing, cara menghadapi bahkan cara menyelesaikannya pun berbeda beda.
Tergantung proses perjalanannya.

Ketika dihadapkan masalah berat , hal paling mudah yang di lakukan manusia adalah menangis, khususnya perempuan. Terlebih ada hormon yang harus dilepaskannya untuk menenangkan diri.
Setelahnya butuh waktu sendiri dan tanpa harus bicara dengan orang lain. Apalagi jika si individu tersebut punya kepribadian yang sedikit misterius.

Tapi satu hal yang harus di sadari, kita tak pernah benar benar sendiri. ada Allah penenang paling menenangkan yang kita miliki.
Kalau sama manusia mungkin kalau mau curhat capek mulut harus ngoceh bahkan iyaa kalau yang di curhatin paham, kalau ga ngerti yaaa, ngulang lagi, capeknya berkali kali. Dan gengsi kalau nangis.

Curhat sama Allah, kadang yang bisa kita lakukan hanya menangis sejadi jadinya walau ada sedikit celoteh namun gak perlu panjang lebar, Allah maha tahu apa yang kita hadapi.
Ini kan dari Allah, menguji kita supaya derajat kesabaran kita naik level.

2 hari di setiap sholat dari takbiratu ihram sampai salam sambil baca bacaan sholat nangisnya luar biasa. Tapi merasa puas. Karena itu perintah Allah kan. Allah udah ngasih tau cara buat nyelesaiin masalahnya yaitu sabar dan sholat.

Baca Juga  kepribadian berdasar golongan darah

2 hari itu rasanya luar biasa , kesedihan, kemarahan bahkan kebencian juga jadi satu.
Saat saat seperti ini adalah saat yang rawan di ganggu syaithan, mengapa tidak?
Banyak bisikan bisikan aneh bahkan mau pejam mata saja gak bisa karena ketika memejamkan mata, otak berfungsi dengan baik. Memory lama dan imajinasi mustahil pun mulai bergentayangan.

Tepat di hari ketiga, kelegaan pun ada dan mungkin ini yang kadang di visual kan dalam bentuk syaithan dan malaikat kali yaa.
Di hari ketiga , mulai ada suatu bisikan yang bilang gini kamu tu sering istighfar, masak mau se pahala istigfarnya hangus cuma karena hal begini. Rugi donk.
Pahala sholat, pahala kebaikan semuaa nya bisa hangus percuma.

Terlebih pertanggung jawaban di akhirat. Adalah suatu yang harus jadi perhitungan untuk hidup di dunia.

Iyaaa … finally. Aku mengalah pada kemarahanku.

Admin Blog

Live Chat



admin Written by:

Seorang guru muda

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *